I'M NOT CRAZY

I'M NOT CRAZY

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2026
⚠️ PERINGATAN ⚠️ Cerita ini mengandung unsur Boy Love (BL) / hubungan sesama jenis antara laki-laki. Selain itu, cerita juga memuat: • Tema psikologis dan kesehatan mental • Kekerasan verbal maupun fisik • Trauma dan konflik keluarga • Bahasa kasar • Adegan dewasa serta hubungan toxic/obsesif Disarankan untuk pembaca berusia 18+. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan tema-tema tersebut, harap mempertimbangkan sebelum membaca. Ian Becker, seorang remaja laki-laki yang tidak bersalah, harus berakhir di rumah sakit jiwa khusus pria akibat sebuah kesalapahaman yang menghancurkan hidupnya. Ia tidak seperti anak-anak lain disana. Ia tidak gila. Ia tidak mendengar suara-suara aneh, tidak suka berkelahi dengan brutal, dan tidak ingin mengakhiri hidupnya. Ia merasa dirinya tidak cocok berada ditempa itu. Tapi... benarkah demikian?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • ELION (bl)
  • Auto Save!
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • ELIAN
  • Secret Relationship
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • desa kawitan [END]

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines