Bagi Ling Jiushi, hidup adalah tentang kejujuran visual di balik lensa kamera analognya: tenang, monokrom, dan apa adanya. Namun, dunia sederhananya jungkir balik saat ia melangkah masuk ke Kafe Obsidian dan bertemu dengan Ruan Lanzhu-sang barista misterius sekaligus pewaris takhta keluarga Ruan yang dingin namun punya kegemaran rahasia pada kopi karamel yang terlalu manis.
Hubungan mereka layaknya secangkir kopi; ada pahitnya kasta yang memisahkan, serta manisnya janji yang dibisikkan di balik bar. Namun, saat badai masa lalu dan ambisi keluarga mulai merenggut paksa kebahagiaan mereka, Jiushi harus memilih: lari untuk menyelamatkan masa depan Lanzhu, atau kembali sebagai sosok yang tak pernah dibayangkan siapa pun untuk merebut kembali haknya untuk mencintai.
Di antara aroma biji kopi yang pekat dan kilatan lampu gedung pencakar langit, mereka belajar bahwa cinta sejati bukan tentang siapa yang lebih kuat, melainkan tentang siapa yang tetap menjadi "rumah" saat dunia menjadi terlalu pahit untuk ditelan.
All Rights Reserved