Last Seen: 02.13 AM"

Last Seen: 02.13 AM"

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete about 3 hours ago
🐣 BUDIDAYANG VOTE AND COMEN SAAT BACA🤗 🔥TIDAK MENERIMA HUJATAN ATAU KOMENTAR YANG JAHAT🔥 🎆NOT PLAGIAT☺ SELAMAT MEMBACA LAST SEEN: 02.13 AM Kelas X1 IPA yang berisi 35 siswa dikenal sebagai kelas yang ramai dan penuh persahabatan. Namun semuanya berubah ketika satu siswi tiba-tiba menghilang tanpa jejak setelah menerima pesan misterius pada pukul 02.13 AM dan sebuah teka-teki yang aneh. Tak lama kemudian, pesan anonim mulai dikirim ke para siswa. Satu per satu rahasia yang selama ini tersembunyi mulai terungkap. Ketakutan menyebar, kepercayaan hancur, dan setiap siswa mulai mencurigai satu sama lain. Saat mereka berusaha mencari kebenaran, semakin banyak siswa yang menghilang secara misterius dan berakhir teragis. Di balik semua kejadian itu, tersimpan rahasia lama yang melibatkan perundungan, kebohongan, dan luka masa lalu yang belum pernah terselesaikan. Tidak ada yang tahu siapa yang bisa dipercaya. Tidak ada yang tahu siapa target berikutnya. Karena pelaku sebenarnya berada lebih dekat dari yang mereka kira. Seseorang di antara mereka sedang mengawasi. Seseorang sedang menunggu. Dan ketika kebenaran akhirnya terungkap, nama pelakunya akan menjadi nama yang paling tidak pernah mereka duga. Karena terkadang, orang yang paling dipercaya adalah orang yang paling berbahaya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Help, I'm a Zombie!
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • Force to Marry the Devil
  • The Character Who Was Meant to Die
  • Heir Without Blood
  • Sebiru Langit
  • S Di Antara Dua N
  • SWITCH
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]

Pearl POV - Menjadi zombi bukan berarti aku kehilangan standar. Makan manusia sembarangan? Ew, jorok banget. Di tengah kiamat ini, aku tetap hidup dengan aturan, gaya, dan asosiasi zombiku sendiri. Hidupku sudah tenang, sampai pria menyebalkan dari militer itu menghalangi jalanku. Bhagna POV -​ Dia mutan anomali. Terlalu sadar dan kelewat terorganisir. Instingku menyuruhku untuk membunuhnya detik itu juga. Tapi senjataku tak pernah menyentuhnya. Dalihku, lebih aman menjaga musuh tetap berada dalam jangkauan. Padahal... mungkin saja aku hanya tidak ingin melepaskannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines