MISTERI LORONG UJUNG KELAS

MISTERI LORONG UJUNG KELAS

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Mon, May 11, 2026
Arcadia High School. Sekolah yang terkenal akan kemewahan dan kemegahannya Aku menjadi salah satu murid di sekolah itu. Namun disana beredar gosip tentang "Misteri lorong ujung kelas" Misteri yang blom terpecahkan sampai sekarang. Hari ke 1 hingga ke 15 berjalan lancar Namunn saat hari 16. Semua telah berubah....
All Rights Reserved
#512
santai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Chasing Sanara
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Last Yes!
  • Almost Married (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Villain Mother
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • De Andere Weg (END)

🔞⚠️Note: Cerita ini 21+ ya. Isinya untuk dewasa, mohon bijak dalam membaca. ****** Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines