Bagi Lisa, rumah bukan tembok atau atap. Rumah adalah Keano Antariksa - pemuda panti asuhan yang tidak bisa melakukan banyak hal, tapi selalu punya telinga untuk setiap kata yang Lisa ucapkan.
Ketika Ken pergi, Lisa belajar bahwa kehilangan tidak selalu datang dengan suara keras. Kadang ia datang di malam yang hangat, saat seseorang tertidur terlalu dalam untuk dibangunkan lagi.
Dan dunia ternyata tidak cukup sabar untuk menunggu Lisa berduka. Mereka bilang, lupakan saja. Dia sudah tidak ada. Dia tidak sempurna. Tapi separuh hidup Lisa dibangun dari kehadiran pemuda itu - dan ia hanya ingin satu hal, seseorang yang mau mengenangnya bersama.
Hadiah untuk Lisa adalah cerita tentang kehilangan yang tidak selesai dalam semalam, tentang cinta yang tidak butuh kata-kata untuk nyata, dan tentang bagaimana kenangan seseorang bisa menjadi jembatan menuju rumah yang baru.
All Rights Reserved