D-Day in Seoul (Y/n)

D-Day in Seoul (Y/n)

  • WpView
    Reads 405
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2026
[ON GOING] NEW! Liburan ke Korea Selatan demi menonton konser ENHYPEN. Itu rencana Y/n dan temannya, Sasa. Tapi H+1 konser, kota Seoul jatuh. Bukan bom, juga bukan perang. Tetapi virus yang membuat manusia lupa jadi manusia itu sendiri. Mereka buta, tetapi mereka mendengar, mereka tak berbicara, tetapi mereka mengejar. Dan semakin malam, semakin tidak ada tempat buat sembunyi. Di tengah kekacauan itu, Y/n bertemu "dia". Satu-satunya member yang tertinggal di Seoul. Masalahnya... sekarang bukan soal siapa dia. Tapi apakah mereka bisa bertahan, sebelum kota ini menelan semuanya? Bertahan hidup. Atau jadi salah satu dari mereka? 🚫JANGAN PLAGIAT🚫 KREATIF DONG JADI PENULIS! Warning⚠️ -bahasa non baku -kata kasar -16+ (Cerita ini murni dari pemikiran saya sendiri jadi gak copy karya orang lain!!!) Start : 26-05-2026 by tiararawr © End : - ~Author TR~
All Rights Reserved
#242
kpop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • TAKDIR DIO HANIM
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Hah!Dukun?
  • Sukma Lara [END]
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines