"Seharusnya kamu yang mati malam itu, Rasya! Bukan Rasyi!"
Bagi keluarga Argantara, Rasya Athariq Argantara adalah sebuah kegagalan. Sebuah noda hitam yang menyebabkan nyawa putri kesayangan mereka, Rasyi, terenggut dalam tragedi pembantaian tujuh tahun silam. Di rumah semegah istana, Rasya hidup sebagai orang asing-menerima makian dari sang ibu, tatapan jijik dari sang ayah, hingga kekerasan fisik dari kedua kakaknya, Aditya dan Mahen.
Rasya memikul rasa bersalah yang tak seharusnya ia tanggung sendirian. Di saat ia hampir menyerah pada rasa sakit, ia bertemu dengan empat orang yang memberinya alasan untuk bertahan: Ezar yang ceria, Rakha si pendiam, serta Randy dan Radja yang melindunginya layaknya saudara kandung.
Namun, ketika luka lama kembali terbuka dan rahasia malam berdarah itu mulai terkuak, Rasya sampai pada satu titik lelah. Saat napasnya mulai tersengal oleh luka yang kian dalam, ia hanya ingin bertanya pada semesta:
"Setelah semua luka ini, apa aku masih berhak untuk bahagia?"
[ FAMILY CONFLICT - ANGST - BROTHERHOOD ]
"Kadang, kebahagiaan bukan tentang dimiliki, tapi tentang diberikan kepada orang yang tepat."
All Rights Reserved