We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pada Tiap-tiap Stroberi yang Kita Temui

Pada Tiap-tiap Stroberi yang Kita Temui

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slow Burn
Romantic Comedy
Slice of Life
Setelah hari itu bersamamu, rasanya rumah bukan lagi sekadar bangunan. Melainkan, malam di mana aku diizinkan menikmati penghujung hari bersamamu, sambil berbagi sekotak susu stroberi. Duduk dalam sunyi ruangan untuk mendengarmu bercerita tentang lagu-lagu yang baru kamu temui dan berhasil mencuri hati. Menikmati petikan gitar dan suara merdu milikmu saat menyanyikan lagu-lagu itu. Menantikanmu bertanya, "Coba lagu apa lagi yaa, Dai?" Setelah hari itu bersamamu, rasanya rumah bukan lagi sekadar bangunan. Melainkan, membantumu memilih pakaian dari baju-baju yang tergantung rapi di sudut kamarmu. Membantumu membersihkan kecap yang tumpah mengotori lantai juga sarung bantal. Atau merapikan sajadah agar kembali tertata pada tempatnya. Setelah hari itu bersamamu, rasanya rumah bukan lagi sekadar bangunan. Melainkan, bertemu orang asing di Bandung yang sungguh merepotkan, tapi kamu tetap besar hati membantunya. Sampai tiap-tiap usahaku, juga usahamu, punya nama; kerja sama yang paling kusuka. Setelah hari itu bersamamu, rasanya rumah bukan lagi sekadar bangunan. Melainkan, menghadapi orang-orang yang ditugaskan mencari Pak Bim. Memikirkan cara baru setiap harinya untuk mengibuli orang-orang itu. Dan setelah hari itu bersamamu, rasanya rumah bukan lagi sekadar bangunan. Melainkan, segala hal yang mana ada kamu di dalamnya. ────୨ৎ──── Di tulis oleh Dada [11 Mei 2026]
All Rights Reserved
#999
komedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBUH WALAU TAK UTUH
  • Aksara Kata Di luar Nurul
  • Puisi - Jejak Rasa
  • Sendirian di Antara Sunyi {TERBIT}
  • One Month to Shine [End]
  • Dear Jennie [REVISI]
  • 30th The Hunger Games [OneDirection]
  • SELIMUT SENYAP [HIATUS]
  • Motivasi dan Semangat
  • Mangu || Ft. Mark Lee

"Apa jadinya jika rumah, yang seharusnya jadi tempat paling aman, justru jadi tempat pertama kau belajar kehilangan?" Tias harus belajar memahami arti kehilangan tanpa pernah benar-benar dipahami. Belajar menerima keadaan, meski berjalan di jalan yang sering tak dimengerti. Jiwanya memang tumbuh, tapi dengan hati yang bolong. Namun di balik luka dan kesendirian, ada keteguhan yang diam-diam bertunas. Ia pernah bilang, "Tak apa runtuh, asal tetap tumbuh." Apa yang membuat Tias terus bertahan? Akankah luka masa kecil membentuknya... atau justru menghancurkannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines