BOUNDARIES OF THE HEART

BOUNDARIES OF THE HEART

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2026
[On Going] Terdapat bahasa kasar‼️ "Ada sebuah tembok kaca yang tumbuh di sela-sela hari mereka sebuah pembatas bening yang membuat keduanya tetap bisa saling melihat namun tak pernah benar-benar menyatu dalam satu ritme yang utuh. Mereka adalah dua pengelana yang gemar berbagi cerita di persimpangan jalan, tetapi selalu terpaksa berbelok ke arah berlawanan saat hari mulai senja demi janji kepada garis keturunan masing-masing. Di balik tawa yang selaras dan genggaman yang erat, ada kegelisahan yang tumbuh tentang bagaimana cara melipat jarak di antara dua dunia yang memiliki peta berbeda. Pada akhirnya, cinta mereka hanyalah sebuah upaya keras untuk tetap berdampingan, sembari berpura-pura tidak menyadari bahwa setiap langkah maju justru membawa mereka semakin dekat pada pilihan yang tak ingin mereka buat." Ayo mampir baca Update suka-suka DON'T COPY MY STORY!! Hanbin ZB1 × Jeemin Izna #1 in Malatangz Note : Foto dapat dari pin
All Rights Reserved
#8
bangjeemin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • One Shot Desire 21+
  • THE HEIRESS 1975
  • Pernikahan Rumit
  • Mas Masinis
  • SANGGAR GSKY🐎
  • The Devil in a Bunny Suit
  • Tumbuh Dengan Luka

"Menjadi gadis normal, punya banyak teman, dan hidup tanpa membunuh. Itu impian Nea sejak kecil. Apa itu salah?" ucap gadis berusia 17 tahun yang bersimbah darah. Keinginan yang begitu sederhana namun nyawa taruhan nya. *** "Dunia mungkin memburumu sebagai monster, tapi bagiku, kau hanyalah gadis kecil yang butuh es krim dan pelukan." -Leonardo Ethan Vexter. *** Bagi Dunia, dia Teratai Darah. Bagi Wolven, dia senjata. Bagi Drakfire, dia Kutukan. Bagi Vexter, dia Ancaman. Bagi Leaber, dia kunci. Bagi Ayah-nya dia Mahakarya. Bagi kakek-nya dia Hama. Bagi kakak-nya dia Eksperimen. Namun bagi Leon ... Dia bukan senjata, bukan kutukan, apalagi ancaman. Dia hanyalah seorang gadis kecil yang gemar mencuri es krim, pemilik tawa yang lebih berharga dari seluruh sahamnya. Dia hanyalah gadis yang menginginkan tempat untuk pulang. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines