Ketika Waktu Tidak Memihak

Ketika Waktu Tidak Memihak

  • WpView
    Reads 297
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 24 hours ago
Aira sudah terbiasa dengan kehidupannya yang tenang, teratur dan tanpa banyak harapan.. Hingga Rio tiba. Di usianya yang lebih muda, Rio hadir dengan keyakinan bahwa cinta selalu punya cara dan semuanya akan baik-baik saja. Tapi tidak dengan Aira, dia tahu bahwa hidup tidak sesederhana itu.. Dan pada akhirnya mereka sama sama di hadapkan dengan dua pilihan: bertahan.. atau melepaskan..
All Rights Reserved
#452
slowburn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Dateline [END]
  • Nala dan Mas Juragan

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines