St. Lucifer's Ward [COMPLETE]
"KETIKA RUANG MATI MULAI BERGERAK, KEKUASAAN YANG TAK TERSENTUH BERSIAP UNTUK RUNTUH"
Di balik dinding gotik St. Lucifer's Ward, keheningan adalah pelindung terbaik, dan kepatuhan adalah kurikulum maut yang tidak bisa ditawar. Di bawah cengkeraman sistem biometrik massal milik Master Maximillian dan Master Amyna, setiap murid yang dianggap membangkang akan dilabeli sebagai 'produk gagal' lalu dihapus dari sejarah lewat perintah pembersihan fisik, Crimson Exclusion.
Selama bertahun-tahun, benteng maut ini berdiri kokoh tanpa tersentuh. Namun, kedatangan Sean Arkananta dan Valerie Winona memecah polanya. Dari balik Kamar 204, Sean-sang ahli strategi sedingin es-mulai menyusun langkah gambit nekat bersama Niko sang eksekutor lapangan dan Reina si genius teknologi. Mereka bergerak dalam senyap, memasang perang urat syaraf, dan bersiap memicu konfrontasi fisik skala terbuka demi merebut kembali hak atas masa depan mereka.
Namun, mengalahkan para Master membutuhkan mata uang yang jauh lebih mahal daripada sekadar keberanian. Sean dipaksa melibatkan faksi Wild Cards yang bergerak di zona abu-abu. Ia mengunci kesepakatan rahasia dengan Arsenio, si pengamat bayangan yang tahu segalanya, serta Shana Kirana, gadis manis yang menyembunyikan kepribadian ganda yang genius dan kejam.
Melalui dukungan logistik gelap milik Jayden dan spionase Juanda langsung dari dalam jantung administrasi, faksi pemberontak baru ini meluncurkan skenario gerhana kehancuran yang paling terorkestrasi. Malam ini, saat lonceng menara berdentang dan ruang-ruang mati yang terhapus dari sistem mulai bergerak, sepasang elang Prefektur akan patah sayapnya, dan sebuah takhta emas yang angkuh bersiap runtuh menjadi abu.
••
⚠️Cerita ini hanya fiksi semata
⚠️don't copy guyss!!!
🤍 Readersss, please tinggalkan jejak ya!!, sebagai penyemangat author juga itu, okeyy??