Berawal dari intipan malu-malu di balik gorden lantai dua, kehidupan monoton Raya berubah total sejak kedatangan Elio. Pemuda dengan kaus putih polos dan topi bisbol terbalik itu adalah definisi nyata dari the boy next door-ramah, hangat, dan selalu tahu cara mencairkan suasana. Kehadiran Elio perlahan meruntuhkan batasan dinding yang dibangun Raya di sekitar dirinya. Namun, ketika garis pembatas antara "tetangga dekat" dan "cinta" mulai kabur, Raya harus menghadapi rasa tidak amannya sendiri. Sebuah kisah romansa manis tentang bagaimana sebuah rumah bukan lagi sekadar tempat tinggal, melainkan seseorang yang selalu menunggumu pulang di sebelah rumah.
All Rights Reserved