Pintu yang kubuka sendiri

Pintu yang kubuka sendiri

  • WpView
    Reads 2,310
  • WpVote
    Votes 1,378
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 14, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Reflection
Aku nggak pernah niat jatuh hati. Aku cuma buka pintu, pelan-pelan. Ini cerita tentang rasa yang nggak pernah diberi nama, tentang batasan yang harus dijaga, dan tentang belajar melepaskan tanpa benci. Kumpulan prosa liris tentang batasan, rasa yang tak bernama, dan belajar melepaskan. Mungkin kamu juga pernah ada di titik ini. Di antara takut ganggu, takut kehilangan, dan takut mengakui diri sendiri. Prosa ini Ter inpirasi dari kisah nyata
All Rights Reserved
#631
romanceindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sugar Mommy Peri
  • Part Of Class
  • Elvano: Between Two Hearts (ON - GOING)
  • The Erased Heroine
  • About Echa (Hiatus)
  • HAL TERINDAH [END]
  • Keheningan Desa Sumarna
  • °⊱Setangkai Mawar Untuk Asa⊰˚ (On Going)
  • WHO STARTED THIS?
  • TIPS KEPENULISAN

⚠️ WARNING 16+ ⚠️ Mengandung: hubungan posesif, manipulasi psikologis, isolasi, dan tema kepemilikan yang tidak sehat. Arya Al Zafran jual 1 tahun hidupnya ke Evelyn Veyra. Harga 1 miliar. Evelyn bayar lunas. Bonus: cium kening tiap malam biar "anak manisnya" gak kedinginan. Jam 3:33 pagi Evelyn bisik sambil peluk Arya dari belakang: "Shh... napasnya pelan. Kamu punyaku sekarang. Gak usah takut." Jari dinginnya muterin cincin di jari Arya, ngitung detik sisa kontrak. Evelyn bilang cinta itu ngerawat. Makanya tiap helai rambut Arya yang jatuh, dia simpan rapi di toples kaca. "Ratu Peri Musim Gugur gak ngenalin mantan. Yang dia kenal cuma milik. Dan kamu... milikku selamanya." Kontrak 1 tahun. Tapi mata Evelyn bilang lain tiap kali dia bisik: "Sayang, mau lari kemana?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines