Seorang arsitek yang dipaksa merancang ulang hidupnya saat jantungnya berhenti berdetak secara normal. Terperangkap di antara kabel mesin titanium dan desis selang oksigen, ia harus memilih: menyerah pada rasa sakit atau membangun martabat dari sisa napas yang ada. Ini bukan sekadar kisah bertahan hidup, melainkan perjalanan emosional seorang manusia yang "memahat" karya dari penderitaannya. Meski akhirnya jantung manusia kembali berdenyut di dadanya, Ega harus menerima kenyataan bahwa setiap embusan napasnya kini adalah pinjaman dari mesin. Sebuah narasi kuat tentang bagaimana keajaiban medis berpadu dengan keteguhan jiwa yang menolak untuk runtuh.
More details