LIONA SAGATA

LIONA SAGATA

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, May 15, 2026
Suasana festival begitu riuh. Musik berdentum, namun bagi Liona, semuanya terasa seperti latar belakang yang buram. Ia berusaha menghindari kerumunan, mencari jalan keluar dari labirin manusia bertopeng yang memenuhi aula. Langkah Liona terhenti di lorong remang-remang menuju taman belakang. Sosok tinggi tegap berdiri di sana, menghalangi jalan. Pria itu mengenakan jubah hitam dengan topeng perak yang menutupi setengah wajahnya. Atmosfer di sekitarnya terasa berat, mencekam, dan berbahaya. "Jejakmu adalah degup jantungku," suara itu muncul secara tiba-tiba, berat dan serak, memotong keheningan lorong. Liona mundur selangkah, namun pria itu bergerak lebih cepat. Kenzo Maceheda. Nama itu berputar di kepala Liona, sebuah peringatan insting bahwa pria di depannya bukanlah manusia yang bisa diajak bernegosiasi. Kenzo mencondongkan tubuhnya lebih dekat, mengurung Liona di antara dinding dan lengan kokohnya. Suaranya merendah hingga hampir berbisik di telinga Liona, mengirimkan sensasi dingin yang menggelitik tengkuk. "Ke mana pun kau lari, aku adalah bayangan yang menanti. Aku akan mengoyak sumber kebahagiaanmu, membiarkan gagak berpesta di atas lukamu, lalu menjemput sisa-sisa jiwamu untuk kembali pulang ke pelukanku."
All Rights Reserved
#28
festival
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sera, in Another Beginning
  • Lady Mafia [TERBIT]
  • ATEYA
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Transmigration : children of a tyrannical emperor (BL)
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • Ibu Antagonis (21+) Lovable Son
  • A Family of Villains
  • Transmigration of Lady Antagonist
  • Pernikahan di Balik Mahkota [END]

"Ih, bego banget sih," gumam Sera waktu itu sambil menutup bukunya dengan kasar. Ia ingat betul. Ia berkata seperti itu. Karena kesal. Dan entah bagaimana-- Entah bagian mana yang salah-- Ia malah tersedot masuk ke buku ini. Masuk kedalam dunia novel yang ia umpat. Masuk ke tubuh karakter figuran yang ia cela. Cover from Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines