"Kalau dunia nyakitin lo, biar gue yang jadi iblisnya." Argana.
______________________________________________
Nama itu ditakuti seantero SMA Garuda Gemilang. Argana Mahendra. Ketua Agrasta, geng motor yang tidak pernah kalah. Tampan, beringas, dan tidak tersentuh. Di sekolah dia raja. Di jalanan dia legenda. Tidak ada yang berani menatap matanya terlalu lama.
Sampai seorang gadis meninju hidungnya hingga berdarah di depan seluruh pasukannya.
Kiara Dirgantara. Adiknya jadi korban, dan dia datang menuntut balas tanpa rasa takut. Sejak hari itu, Argana menetapkan satu aturan baru: Keira adalah miliknya. Untuk dihancurkan, untuk dilindungi, untuk tidak boleh disentuh siapa pun kecuali dirinya.
Masalahnya, Argana tidak pernah belajar cara mencintai. Dia hanya tahu cara memiliki. Cara menyakiti. Cara membuat seluruh dunia tunduk.
Dan Kiara bukan gadis yang mudah tunduk.
Di antara balapan liar pukul dua pagi, tawuran antar geng, dan rahasia kelam yang disimpan Argana, keduanya terjebak dalam permainan berbahaya. Semakin Kiara mencoba lari, semakin Argana mengurungnya. Semakin Argana kasar, semakin Kiara melihat luka yang disembunyikan di balik tatapan dinginnya.
Ini bukan kisah cinta manis. Ini tentang seorang iblis yang belajar menjadi manusia, dan seorang gadis yang dipaksa bertahan di sisinya.
Karena di dunia Argana, cinta dan luka adalah dua sisi mata uang yang sama.
🔞 Pembaca di bawah 18 tahun harap didampingi. Banyak adegan kekerasan, pembunuh, dan benda tajam.
All Rights Reserved