Nalar & Rasa

Nalar & Rasa

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2026
"Pilihannya cuma dua, Bayar lunas sewa rumah dua kali lipat dalam enam bulan, atau akhir semester ini kalian silakan angkat kaki dan cari kosan lain." Kalimat mutlak dari pemilik kos sore itu sukses membuat enam mahasiswa di Rumah Nomor 7 panik setengah mati. Kehilangan kosan di ujung gang buntu ini berarti kehilangan tempat paling aman untuk menjadi diri sendiri di tengah penatnya dunia kuliah. "Halaman depan rumah kita luasnya gak ngotak, kenapa kita gak manfaatin teras ini buat buka usaha kafe kopi?" "Lu gila? Kita gak punya mesin espresso yang harganya puluhan juta itu!" Apakah mereka akan menyerah pada dinding kenyataan yang dingin? Ataukah rencana nekat menyulap halaman rumah menjadi kafe kopi benar-benar bisa menyelamatkan atap tempat tinggal mereka? [ A RIIZE Slice of Life Fanfiction // Lokal AU ] 📜writtingbyNeiila
All Rights Reserved
#136
eunseok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Justine
  • Love me or die
  • Same, But Not
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Last Hope - Cawooz
  • Jodoh Pilihan Mama
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Servant [James Harem]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Garwo
Justine

Justine Vasileios Cooper dan Aysel Zamora adalah sepasang kekasih sejak satu SMA. Hubungan mereka terjalin karena adanya perasaan saling membutuhkan. Bagi Justine, Aysel itu adalah gadis pendiam, polos, dan pintar, yang bisa dia manfaatkan untuk membantunya dalam hal akademik, sementara bagi Aysel, Justine hanyalah orang yang dia jadikan untuk membantu penyamarannya, hidup menjadi gadis SMA biasa, tanpa adanya pengaruh dari nama besar orangtuanya, serta bisa merasakan kisah cinta anak SMA, seperti yang sering dia baca. Awalnya Justine merasa nyaman dengan hubungan mereka, Aysel yang tidak pernah menuntut apapun, hingga akhirnya, dia mulai merasa hubungan mereka membosankan. Laki-laki itu mulai mendekati gadis lain. Aysel tahu, gadis itu menunggu waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungannya dengan Justine--ketika mereka lulus SMA, setelahnya Aysel akan pergi keluar negeri untuk menetap di sana dan melanjutkan bisnis keluarganya. Tanpa Justine sadari, sejak awal dia sudah memiliki ketergantungan dengan Aysel. Anak yang lahir dari keluarga berantakan sepertinya, ternyata hanya membutuhkan satu nama yaitu Aysel. Setelah gadis ini memilih pergi, cinta dan ketergantungan itu berubah menjadi hal yang mengerikan. Justine akan melakukan apapun untuk bisa kembali mendapatkan Aysel dengan cara apapun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines