Not Just A Friend | ForceBook

Not Just A Friend | ForceBook

  • WpView
    Membaca 66
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 2, 2026
"Gue straight. Gue gak mungkin suka sama cowok." Itu selalu jadi kalimat yang Force yakini selama hidupnya. Dia membenci hubungan sesama jenis. Menganggap semuanya aneh. Dan gak pernah sekalipun berpikir kalau dirinya akan berubah. Sampai seseorang yang paling dekat dengannya perlahan menghancurkan semua keyakinan itu. Book. Sahabatnya sejak kecil. Orang yang selalu ada buat dia. Orang yang diam-diam sudah mencintainya sejak lama. Namun Force seakan buta terhadap semua perasaan itu. Karena bagi Force, menyukai seseorang dengan gender yang sama-apalagi sahabatnya sendiri-adalah hal paling mustahil yang pernah dia bayangkan. Dan semuanya mulai berubah saat Force mulai sadar kalau semua ucapan yang selalu dia yakini itu perlahan mulai hilang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • Same, But Not
  • The Servant [James Harem]
  • Last Hope - Cawooz
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Garwo
  • Jodoh Pilihan Mama
  • I'm Not Just a Figuran
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Justine

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan