Home Was Always You (SUNSUN) ft.tesan

Home Was Always You (SUNSUN) ft.tesan

  • WpView
    Reads 43,514
  • WpVote
    Votes 3,808
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 25, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Park Sunghoon, CEO muda yang dikenal sempurna, kehilangan seseorang paling berharga di hidupnya tanpa alasan. Kim Sunoo pergi begitu saja. Tanpa penjelasan. Tanpa jejak. Meninggalkan Sunghoon bersama luka dan pertanyaan yang tidak pernah terjawab selama lima tahun. Sampai suatu hari... Seorang anak kecil tiba-tiba masuk ke kantor Sunghoon dan memanggilnya "papah". Dan dunia yang selama ini coba Sunghoon bangun kembali runtuh saat ia bertemu lagi dengan Sunoo-laki-laki yang ternyata selama ini membesarkan anak mereka sendirian. Tentang cinta yang terlalu besar sampai memilih pergi. Tentang penyesalan yang datang terlambat. Dan tentang seseorang yang tetap menjadi rumah... bahkan setelah bertahun-tahun saling kehilangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • River || Sunsun
  • Noctherya, a Hidden Moon [SunSun]
  • Sweeties Baker [SunSun] | Slowburn
  • 𝐒𝐞𝐫𝐞𝐧𝐚𝐝𝐞 𝐟𝐨𝐫 𝐏𝐚𝐫𝐤 | 𝐒𝐮𝐧𝐬𝐮𝐧 [√]
  • THAT BASTARD IS MINE {S1} |sunsun
  • When the Body Speaks More Honestly
  • Secret of the Pure Omega
  • My wife(Sunsun)
  • DEVIL OBSESSION
  • The Little Guard [Sunsun & Taesan] END✔️

Kepribadian yang begitu tenang dan mata yang terlihat kosong membuat wanita yang melahirkan anak laki-laki itu sangat mengkhawatirkannya. Apakah anaknya bisa merasakan emosi? Bagaimana sudut pandang anaknya? Kenapa hanya diam saja? Itu lah yang dipikirkannya. Ia takut kalau putranya tidak bisa merasakan sakit dan emosi. Wanita itu menggigit kuku jarinya berulang kali sehingga membuat anak laki-laki didepannya menatapnya. "Ibu, kau ingin aku mempunyai teman bukan?" Sang ibu yang mendengar perkataan putranya pun menatap putranya dengan terkejut. Ini adalah pertama kali putranya membahas tentang teman. "Sayang, tentu saja ibu menginginkan kau hidup seperti anak-anak yang lain." Ucap sang ibu sembari mengelus rambut putranya. Anak itu menatap ibunya dengan tatapan yang aneh, dalam tapi mempunyai maksud terselubung. "Kalau begitu aku mau dia." Ucap anak laki-laki itu lalu menunjuk ke arah rumah di depannya. Wanita itu menoleh ke arah yang ditunjuk oleh putranya. Itu adalah rumah perempuan pengurus rumah mereka, Kim Sena. Perempuan berumur 20 tahun yang mempunyai anak di usia yang sangat muda. "Kau mau Kim Sunoo untuk menjadi teman mu sayang?" Anak itu mengangguk lalu tersenyum tipis lalu memandang anak kecil yang baru saja keluar dari rumah tersebut. "Bukankah seorang ibu akan melakukan apapun untuk membuat anaknya bahagia bu?" Sang ibu terkejut dengan perkataan putranya lalu ia mengangguk. "Kalau begitu biarkan Kim Sunoo menjadi milik ku." Satu hal yang wanita itu baru sadari, anaknya bukan seperti anak pada umumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines