ceroboh

ceroboh

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2026
Katanya masa remaja adalah masa paling indah. Masa di mana tawa terasa lebih keras, persahabatan terasa paling hangat, dan sekolah menjadi tempat pulang kedua selain rumah. Tapi tidak ada yang benar-benar tahu... bahwa di balik lorong sekolah yang ramai itu, ada banyak hal yang disembunyikan. Tentang seseorang yang terlalu sering tertawa sampai lupa cara menangis. Tentang seseorang yang terlihat sempurna, tapi perlahan hancur karena harapan orang lain. Dan tentang seseorang yang memilih diam... karena takut suaranya tidak pernah didengar. Mereka bertemu secara tidak sengaja. Dengan cara yang ceroboh. Dan tanpa sadar, mulai menjadi alasan satu sama lain untuk tetap bertahan... ini cerita pertama ku jadi maaf ya kalo ada typo tolong dukung ya dengan vote
All Rights Reserved
#28
anaksmk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • DOMMENIC
  • Dinikahin ayah tiriku[21+]{Slow Update}
  • SANGGAR GSKY🐎
  • baby boy
  • Pernikahan Rumit
  • One Shot Desire 21+
  • Tumbuh Dengan Luka
  • Mas Masinis
  • A MASTERPIECE OF TRAGEDY βœ“

"Menjadi gadis normal, punya banyak teman, dan hidup tanpa membunuh. Itu impian Nea sejak kecil. Apa itu salah?" ucap gadis berusia 17 tahun yang bersimbah darah. Keinginan yang begitu sederhana namun nyawa taruhannya. ------------------------------------------------- "Dunia mungkin memburumu sebagai monster, tapi bagiku, kau hanyalah gadis kecil yang butuh es krim dan pelukan." -Leonardo Ethan Vexter- ------------------------------------------------- Bagi Dunia, dia Teratai Darah. Bagi Wolven, dia senjata. Bagi Drakfire, dia Kutukan. Bagi Vexter, dia Ancaman. Bagi Leaber, dia kunci. Bagi Ayah-nya dia Mahakarya. Bagi kakek-nya dia Hama. Bagi kakak-nya dia Eksperimen. Namun bagi Leon ... Dia bukan senjata, bukan kutukan, apalagi ancaman. Dia hanyalah seorang gadis kecil yang gemar mencuri es krim, pemilik tawa yang lebih berharga dari seluruh sahamnya. Dia hanyalah gadis yang menginginkan tempat untuk pulang. ... Copyright Β© 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines