We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bellamort

Bellamort

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Dark Romance
Social Themes
Grief and Bereavement
"Aku tidak akan melukis orang yang masih hidup." Itu aturan pertama yang Lyra terapkan sendiri semenjak kenyataan menelannya hidup-hidup. Pantai di ujung kota selalu kosong sebelum fajar. Di sana Lyra duduk, diatas batu karang yang dingin, pensil dan kanvas tua berada di atas pangkuannya. Ada satu wajah yang selalu Lyra gambar berulang-ulang. Lelaki yang matanya tak pernah berpaling darinya, selalu ada untuknya setiap keadaan baik suka maupun duka. Lelaki yang dulunya pernah berkata. "Ara, kalo aku mati besok, lukis aku buat pertama dan terakhir kalinya ya." Lyra tertawa mendengar ucapan Kael barusan, lalu memukul kepala kael menggunakan pensilnya. "Akal-akalan biar aku lukisin kamu ya," Namun, Lyra salah. ketika ia kembali ke pantai, yang tersisa hanyalah kanvas dan nama yang telah terhapus oleh ombak.
All Rights Reserved
#3
tragicending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retak
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • Kumpulan Puisi Jilid 1 Hadiah Luar Biasa
  • Dignitate - Short Story
  • Círculo del Destino
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • [2] Forced Marriage | Na Jaemin [NOTHING WITHOUT YOU] ✓
  • ASA MELODI SANG DIKARA
  • Lentera Senja
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
Retak

Dia selalu terlihat kuat. Anak pertama yang selalu jadi contoh, yang dituntut sempurna, tapi tak pernah diajarkan bagaimana caranya. Di balik senyumnya, hatinya hancur berkeping-keping. Kehidupan yang keras, tekanan dari orang tua, dan luka batin yang tak terlihat membentuknya menjadi sosok yang dingin dan sulit percaya pada siapa pun. Namun, sebuah malam mengubah segalanya. Saat ayahnya menindasnya hingga trauma, seorang teman cowok muncul, menjadi pelindung yang tak pernah ia harapkan. Bersamanya, dia menemukan sedikit rasa aman, hingga hadir seorang om yang sabar, membimbingnya, dan perlahan menjadi figur ayah baru yang selama ini ia rindukan. Tetapi bayangan masa lalu tak mudah pergi. Ayah lama masih mengejar, mempertaruhkan semuanya untuk mengambilnya kembali. Kini, hidupnya terombang-ambing antara luka lama dan harapan baru. Akankah dia menemukan tempat di mana hatinya bisa benar-benar sembuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines