Setelah leader Leonix memenangkan pertandingan balap melawan kapten BrotherHood malam itu, serangkaian kejanggalan pun mulai terjadi terus menerus menyerang BrotherHood secara bertubi-tubi melalui sebuah teror misterius. Hal itu mengakibatkan semua tudingan langsung tertuju pada Zea-selaku sang leader Leonix.
Namun seiring berjalannya hari, bukan cuma BrotherHood yang dihantui oleh teror misterius tersebut, melainkan siswa-siswi Highland juga mulai terkena imbasnya. Teror misterius berubah menjadi kasus pembunuhan berantai yang meninggalkan jejak tragis bagi siapa saja yang terlibat dimasa lalu.
"Sudah cukup Brotherhood kau usik selama ini, Zea. So, please stop. Before all goes too far. Tindakan yang kau perbuat sudah termasuk tindakan criminal." - Javier Cedric Alastair -
"Dan berhenti menuding ku tanpa bukti yang kuat, kapten Javaro yang terhormat. Aku bukanlah dalang dari semua ini. Kau pikir hanya kalian yang terseret? AKU DAN LEONIX JUGA TERKENA IMBASNYA!" - Zeane Athea Delucy -
─────────────────────────────────⌯⌲
"Lalu siapa dalangnya?"
"Sang dalang hanya menargetkan mereka yang terlibat. Ia tak akan berhenti jika 'mereka' yang menjadi 'alasannya', belum ia musnahkan."
"Tetap waspada pada seseorang disekitar kalian, seorang penjilat ahli dalam memainkan peran nya."
"Mulai sekarang, berhati-hatilah. Setiap tindakan sudah dinilai, entah itu untuk menjadi langkah menuju kematian, atau kesengsaraan.
"Highland makin terancam, titik terang belum ada, korban makin bertambah, pihak sekolah seolah tutup mata, polisi dan para FBI seolah dilumpuhkan. Ke sekolah cuma satu yang perlu disiapin. Siap dijemput ajal."
"Sekarang, pergi ke sekolah bukan lagi soal belajar. Tapi soal, apakah mereka masih bisa pulang dengan selamat."
All Rights Reserved