TEMU TEDUH
Ada orang-orang yang terlihat baik-baik saja hanya karena terlalu terbiasa menenangkan dirinya sendiri.
Keisya hidup di antara rutinitas yang tertata ditengah dunia yang menuntutnya selalu terlihat kuat. Paginya dipenuhi laporan penelitian, perjalanan lapangan, dan ruang laboratorium yang dingin. Malamnya diisi suara hujan, playlist lama, serta pikirannya sendiri yang tidak pernah benar-benar tenang.
Di mata banyak orang, hidupnya tampak cukup sempurna. Ad keluarga yang hangat, pekerjaan yang stabil, dan lingkungan yang baik. Namun tidak ada yang tahu betapa sulitnya bagi Keisya untuk percaya bahwa dirinya layak dipilih tanpa syarat.
Sampai seorang perempuan bernama Elvarisha datang membawa begitu banyak cahaya ke hidupnya. Tanpa pernah benar-benar direncanakan, pertemuan itu memperkenalkannya pada seseorang yang perlahan mengubah cara pandangnya tentang cinta.
Arelvano, ia tidak datang dengan janji manis atau kata-kata yang berlebihan. Ia hadir dengan hidup yang penuh kesibukan namun langkahnya tetap mantap dan tenang bersama cara mencintai yang dewasa. Ia selalu diam-diam menjaga, tanpa banyak meminta.
Namun hidup tidak selalu memberi waktu bagi seseorang untuk merasa siap dicintai.
Di antara jarak, kehilangan, perubahan, dan ketakutan yang tidak pernah benar-benar sembuh, mereka belajar satu hal...,
Bahwa cinta paling dewasa bukan tentang menemukan seseorang yang sempurna. Melainkan tentang menemukan seseorang yang tetap tinggal bahkan setelah melihat seluruh luka yang kita sembunyikan.
Temu Teduh adalah kisah tentang orang-orang yang lelah, tentang rumah yang ditemukan di dalam seseorang, dan tentang bagaimana cinta terkadang hadir bukan untuk menyelamatkan kita-melainkan untuk menemani kita pulang menjadi diri sendiri.
---
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
All Rights Reserved