Ares
UPDATE TIAP HARI, VOTE DAN KOMEN SETELAH BACA!
Di dunia ini, kedamaian adalah bom waktu. Kini, Jean harus belajar satu hal. Melindungi seseorang ternyata jauh lebih sulit daripada membunuh, terutama saat Jean tidak tahu kapan tubuhnya sendiri akan menyerah karena luka yang tak terasa.
Namun, setidaknya sekarang Jean punya alasan untuk terus bertahan, yaitu untuk melindungi mereka yang menganggap nya berharga.
~
"Lo pasti sangat sangat menderita, kan?" tanyanya dengan nada iba yang tertahan.
Jean menggeleng perlahan. "Enggak. Gue nggak tahu rasa sakit itu kayak gimana. Tapi ..." Ia menjeda sejenak, menatap kosong ke arah depan. "Mungkin ketidaktahuan itu jauh lebih menyakitkan daripada luka itu sendiri."
Hening menyergap.
"Jangan lihat gue dengan tatapan kasian seperti itu, gue gak suka." Ucap Jean datar, saat melihat tatapan sedu Hiro yang tertuju ke arah nya.
Hiro terdiam beberapa saat, memperhatikan setiap inci garis wajah Jean yang tampak lelah. "Gue gak lihat Lo gitu kok, Lo gak kelihatan kayak gitu."
Jean diam, hening lagi.
"Kalau gitu, kalau nanti lo terluka lagi, kasih tahu gue," ucap Hiro akhirnya, memecah kesunyian. "Biar gue yang cari tahu di mana lukanya, dan gue yang bakal obatin lo lagi."