Gadis di Usia Dua Puluh

Gadis di Usia Dua Puluh

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mei 19, 2026
"Kalau di film-film, perempuan kayak lo biasanya yang bakal mati lebih dulu." Naviero mengatakan itu sambil menatapku seolah ia benar-benar yakin aku akan hancur. Aku pikir dia hanya membenciku seperti biasa. Sampai semuanya mulai berubah sejak Naren masuk ke hidupku. Ketua BEM kampus yang sempurna di mata semua orang. Pintar, hangat, dan terlalu baik untuk dicurigai. Laki-laki yang perlahan membuatku lupa bagaimana rasanya menjaga jarak. Namun semakin dekat aku dengan Naren, semakin banyak hal aneh mulai terjadi. Tatapan orang-orang berubah. Namaku mulai muncul di akun anonim kampus. Dan Naviero. Laki-laki dingin yang selalu terlihat membenciku terus muncul hanya untuk memperingatkanku agar menjauh. "Ada hal-hal yang lebih baik lo nggak tahu, Veysha." Tapi semuanya sudah terlambat. Karena tanpa sadar, aku sudah masuk terlalu dalam ke dunia mereka. Dunia yang penuh rahasia, obsesi, kebohongan... dan orang-orang yang bisa menghancurkanmu sambil tersenyum. Dan di antara Naren yang terasa seperti cahaya, serta Naviero yang selalu datang seperti badai- aku mulai tidak tahu siapa yang sebenarnya harus kutakuti.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#883
penghianatan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Laskar
  • The Chance
  • All Because Love (Seokyu)
  • Mas Masinis
  • Love Disease [Complete] ✅
  • Teman Kecilku
  • One Shot 21+
  • Stressed.
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • the protective myhusband
Laskar

Sebuah kejadian tak terduga mempertemukan Levi dan Aralie dengan tiga anak misterius yang mengaku sebagai anak mereka: Rachel, Mikhail, dan Intan. Kehadiran ketiganya membawa banyak pertanyaan yang sulit dijelaskan, mulai dari kedekatan mereka dengan Levi dan Aralie, kebiasaan-kebiasaan yang terasa begitu akrab, hingga sikap mereka yang menyimpan kesedihan di balik senyum polosnya. "Ternyata seseorang bisa begitu berarti, bahkan sebelum aku sempat menyadari kalau aku membutuhkannya." - Aralie Abigail Maheswara - "Aku tidak pernah menyesali memilih kalian. Yang aku sesali hanya tidak pernah cukup berani menunjukkan betapa aku mencintai kalian." - Michael Levian Laskar -

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan