Rumah yang Tak Lagi Sama

Rumah yang Tak Lagi Sama

  • WpView
    Reads 2,831
  • WpVote
    Votes 289
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 15 hours ago
Kata Bunda, aku adalah anugerah terindah yang pernah ia minta kepada Tuhan. Waktu itu aku percaya. Bahkan ketika hidup kami sangat sederhana, aku tetap percaya kalau aku adalah anak yang paling dicintai di dunia. Aku bahagia. Sampai akhirnya adikku lahir. Dan perlahan rumah itu tidak lagi terasa seperti rumah. Semuanya berubah terlalu cepat. Kehidupan kami yang dulu serba kekurangan tiba-tiba menjadi berkecukupan. Ayah mendapat pekerjaan yang jauh lebih baik. Kami pindah ke rumah besar yang bahkan memiliki kamarku sendiri. Harusnya aku senang. Tapi entah kenapa, semakin besar rumah itu, semakin asing rasanya bagiku. Awalnya aku berpikir mungkin aku hanya cemburu. Mungkin semua kakak akan merasa seperti itu ketika memiliki adik. Sampai suatu hari aku mendengar kalimat yang menghancurkan seluruh hidupku.
All Rights Reserved
#14
sad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • If I Were You
  • KALAU KAKAK LUPA AKU
  • The Youngest Missing Child
  • Jejak Takdir Janu
  • Zavinno Rikram [Very Slow Update]
  • RUMAH KE RUMAH
  • 'L' Leonzio
  • Bintang!
  • Randhana
  • AZKARA

Kehidupan Baskara berubah drastis setelah kecelakaan itu. Tidak, ia bukan menjadi cacat arau sejenisnya. Namun, ia malah mengalami kejadian tidak masuk akal; berpindah ke tubuh orang lain. Nahasnya ia setelah itu ia harus menerima fakta bahwa tubuhnya sudah dikebumikan dan ia tidak punya pilihan lain selain menjalani sisa hidup di tubuh baru tersebut. Apakah Baskara bisa bertahan di sana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines