You Are Mine.

You Are Mine.

  • WpView
    Membaca 1,341
  • WpVote
    Vote 161
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 20, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hallo Everyone, ini First Story aku yaa. Mohon maaf klo ada kekurangan, oh ya rasanya tuh judulnya kyk Familliar, Klo sekiranya ada yg sama, aku ga ada maksud untuk Copy yaa. Kim Juun. Orng yg Cinta mati sama Carmen, bakal lakuin segala cara buat dapetin carmen. Tiap hari dia males bgt sekolah, tpi pas ingat Carmen, lngsng semangat. "Hallo kakak Carmen paling cantik sedunia" Seo Carmen. Dia ga tau sama perasaan sendiri, dia bingung. Kalo dkt2 sama juun, jantung tuh kaya kagi disko. Tapi dia ga tau sama perasaan yg sesungguhnya. Temen2 nya muak bngt sama Carmen yg ga ngerti sama isi hatinya. "Masa lu ga tau sama isi hati lu?" "lu tuh sebenarnya suka ga sih sama Juun?" 🖤Juun 🤍Carmen Mungkin ini up nya ga rutin yaa, bisa jadi ga teratur. Selamat Bacaa, Smoga ska yaa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#82
hanaz
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Under The Authority Of Senopati
  • Clause of Us
  • Círculo del Destino
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Mas Bupati
  • Night Calls
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan