IZUMARU

IZUMARU

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
"Ammar, dua tahun berlalu, dengan segala kamuflase otak yang kubuat sedemikian rupa untuk membencimu agar aku damai, kudapati diriku di sini; nyaris pukul empat pagi, di sinilah aku terjaga dengan jujur, bahwa aku tak perlu berkamuflase untuk membencimu. Sebab cinta yang kututupi sedemikian rupa adalah bentuk dari kebencian untuk mengutukmu. Matilah, dan jangan pernah hidup lagi. Semoga ini kehidupan terakhirmu, dan semoga ini kehidupan pertamaku. Dengan begitu, aku masih memiliki tiga kali kesempatan untuk menyelamatkan diriku sendiri." - イズマール, IZUMARU: The Calm Core Inside The Chaos, the storm kept screaming around us, yet our core remained untouched. • JaySeung Lokal AU • BxB/Gay Loves • Top Jay x Bot Hee - ©️TiraiGetihan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor ✓
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines