The Middle (Short Story) END

The Middle (Short Story) END

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jun 15, 2026
A SHORT STORY Di dunia yang hitam-putih, apakah bersikap netral adalah kunci? Lantas, apakah hidup di antara abu-abu berarti memegang prinsip? Apakah hukuman atas nama Tuhan demi menjunjung keadilan dan kebenaran itu benar? Atau justru, itu hanyalah cara manusia untuk membungkus hasratnya menjadi penguasa absolut semata? Siapa yang akan menang pada akhirnya? Penguasa yang merupakan 'tangan kanan' Tuhan, atau hambanya yang hilang arah? . "Kau percaya pada Tuhan?" Satu pertanyaan. Sukses membuat pria yang sedari tadi mengaduk lemah kopinya berhenti. Ia menatap orang di depannya dengan tatapan tak minat. "Tergantung," jawabnya singkat. "Tergantung pada apa?" "Konsepnya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Heyu : Second Gear
  • ISTRI SELINGAN
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • ANOTHER TRACY
  • Ervan Carolline
  • Side Character Syndrome
  • The Last Antagonis
  • LORENZO
  • SALAH OBAT

Dia dibuang oleh darahnya sendiri. Diselamatkan oleh musuh keluarganya. Diawasi oleh bayang-bayang masa lalunya. Nealine Drakfire. Putri dari organisasi pembunuh paling ditakuti: Wolven. Dalam satu malam, ia difitnah, diburu, dan dinyatakan mati. Tujuannya hanya satu: Menjadi gadis normal yang hobi makan es krim. Dan demi mencapai tujuan itu ia harus menumpahkan bayak darah. Tetapi ... takdir bercanda terlampau kejam. Nealine tidak bisa benar-benar menjadi normal. Ia terjebak diantara dua pria yang rela mati demi melindunginya. Dan ... semakin mereka mencintainya, semakin dalam pula luka yang harus ditanggung. Ia harus memilih, antara pria yang dianggapnya rumah? atau pria yang rela menunggunya di dalam bayang-bayang selama tiga belas tahun? Mencintai adalah pilihan. Dan disetiap pilihan ada darah. Dan rasa darah tidak manis seperti es krim yang disukainya. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines