The Middle (Short Story) END

The Middle (Short Story) END

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jun 15, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Mystery
Noir
A SHORT STORY Di dunia yang hitam-putih, apakah bersikap netral adalah kunci? Lantas, apakah hidup di antara abu-abu berarti memegang prinsip? Apakah hukuman atas nama Tuhan demi menjunjung keadilan dan kebenaran itu benar? Atau justru, itu hanyalah cara manusia untuk membungkus hasratnya menjadi penguasa absolut semata? Siapa yang akan menang pada akhirnya? Penguasa yang merupakan 'tangan kanan' Tuhan, atau hambanya yang hilang arah? . "Kau percaya pada Tuhan?" Satu pertanyaan. Sukses membuat pria yang sedari tadi mengaduk lemah kopinya berhenti. Ia menatap orang di depannya dengan tatapan tak minat. "Tergantung," jawabnya singkat. "Tergantung pada apa?" "Konsepnya."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • Stuck Between The Pags
  • Second House√
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Side Character Syndrome
  • Welcome Home, Guiliano.
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • SALAH OBAT
  • XAVIER : The Silent Guardian
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines