KETIBAN TAKDIR (BL LOKAL)
Konon, di pelosok kota Banyuwangi, satu demi satu dukun mangkat dengan cara yang tidak wajar. Teror membakar tubuh hidup-hidup para dukun kian santer merebak dari kota ke kota.
Masyarakat setempat sepakat membawa kegelisahan mereka ke dalam kantor penegak hukum pusat daerah.
Akan tetapi, dengan sembrono AKP. Bishara Narajindra Subakti menampik segala mitos yang jadi bumbu kasus-kasus tersebut, lalu mengatakan bahwa tidak semestinya budaya dibawa masuk ke dalam kasus kriminal.
Lantaran ceroboh atas tanggapannya yang mencoreng nama lembaga, AKP. Bishara Narajindra dipindahtugaskan ke Solo.
Di kantor baru itulah dia mesti menangani tumpukan kasus sekaligus di waktu bersamaan.
Di tengah-tengah penyelidikan yang tidak kunjung beres, hidupnya kian dibikin repot dengan proposal pernikahan yang tiba-tiba saja sudah disepakati tanggal dan waktu oleh kedua orang tuanya.
Bagai jatuh tertimpa tangga, AKP. Bishara Narajindra justru terjebak menjalani kehidupan rumah tangga bersama seseorang yang kepengin sekali menghindarinya.
Secuil cerita ini terinspirasi dari tragedi 'Pembantaian Dukun Santet (1998-1999)' di Indonesia.
Jindra: seme
Kalingga: uke
Warning:
● BL lokal
● Mpreg
Disclaimer: cover credit to the rightful owner, but the storyline was originally mine.
Regards,
@shindereally, Mei 2026