Denting Yang Pulang

Denting Yang Pulang

  • WpView
    Reads 1,306
  • WpVote
    Votes 209
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, May 31, 2026
Setahun yang lalu, sebuah kecelakaan mobil merenggut nyawa orang tua keluarga Maheswara, meninggalkan lima saudara laki-laki dalam duka yang mendalam dan amarah yang salah sasaran. Keano, si bungsu yang ditemukan di kursi pengemudi, dicap sebagai "pembunuh" oleh kakak-kakaknya sendiri. ​Jevan, sang kakak tertua, harus mengubur mimpinya demi menjadi tulang punggung yang keras. Maven yang emosional mengekspresikan kebenciannya lewat kata-kata tajam, sementara Juan memilih menganggap Keano tidak ada. Hanya Sagara, kembaran Keano, yang berada di tengah-tengah-mencoba melindungi meski hatinya sendiri retak. ​Di tengah tekanan ekonomi dan pengucilan di rumah, Keano nekat kembali ke kolam renang secara sembunyi-sembunyi demi meraih medali emas sebagai bukti bahwa ia bukan beban. Namun, sebuah konspirasi dari rival sekolahnya, Daffa dan Davin, menyeret keluarga ini ke dalam pusaran kebohongan, medali palsu, dan rahasia masa lalu yang terkunci di malam kecelakaan itu. ​Dapatkah medali emas menyatukan mereka kembali? Ataukah kebenaran di balik kecelakaan itu justru akan menghancurkan fondasi rumah mereka untuk selamanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retak yang Sama (REVISI!)
  • Letter to God
  • Langkah Pulang Tanpa Sambutan [ ✓ ]
  • BLUE & GREY
  • Naren dan Kepulangan✓
  • Menanti Basuh
  •  Diari Kecil Laksa
  • Atma Lara penuh Asa
  • Keano
  •  Laut temaram

Keano dan Seano, si kembar yang berbeda. Banyak yang bilang mereka mirip, namun lain lagi bagi mereka yang bahkan tidak pernah sekalipun merasa demikian. Keduanya tumbuh sebagai anak yang menutup diri dari dunia luar, banyak luka yang di tutup rapat oleh Keano dan Seano. Keano yang sedari kecil sudah belajar bahwa tarikan nafas itu adalah sebuah perjuangan, bukan hanya semata karena asmanya kambuh, melainkan karena dunia yang terasa terlalu berat untuk ia lalui. Keano menutupi lukanya dengan senyuman, banyak yang akhirnya menganggap Keano adalah anak yang hidupnya selalu berjalan baik-baik saja, namun tidak bagi Seano. Di balik itu semua, Seano juga sama jauhnya dari kata baik-baik saja. Jika Keano menyembunyikan luka di balik senyum, maka Seano menyimpannya dalam diam yang panjang. Ia tidak pandai berpura-pura. Matanya terlalu jujur untuk mengatakan semuanya baik-baik saja. Seano tumbuh dengan beban ekspektasi yang tak pernah ia minta. Setiap nilai harus sempurna, setiap langkah harus lebih unggul, setiap kesalahan terasa seperti vonis yang tak bisa diampuni. Mereka adalah dua sisi dari cermin yang retak. Sama-sama terluka, hanya cara bertahannya yang berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines