Cinta Tanpa Norma

Cinta Tanpa Norma

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2026
"Kalau cinta bisa membuat seseorang bertahan, kenapa ia juga bisa membuat seseorang hancur?" Ada orang-orang yang mencintai dengan tenang. Ada yang mencintai sambil menunggu. Ada pula yang mencintai sampai kehilangan dirinya sendiri. Novel ini bukan tentang kisah cinta yang sempurna. Ini tentang manusia-manusia yang bertahan pada sesuatu yang perlahan melukai mereka. Tentang seseorang yang menunggu terlalu lama. Tentang janji yang tidak pernah benar-benar pulang. Tentang beberapa tempat yang menyimpan lebih banyak rahasia daripada penghuninya. Dan di antara semuanya, ada satu pertanyaan yang terus tersisa: "Apakah cinta memang selalu indah... atau kita hanya terlalu takut kehilangan?" Sebab terkadang, yang paling menakutkan bukan kehilangan seseorang. Melainkan ketika kita mulai tidak bisa hidup tanpa luka yang ditinggalkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • ELION (bl)
  • Auto Save!
  • desa kawitan [END]
  • ELIAN
  • LINTANG PANJER WENGI END
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Secret Relationship

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines