Setiap orang pasti mempunyai seseorang yang terasa seperti rumah untuk mereka. Begitu juga kelima orang ini.
Mereka berlima dikenal sebagai geng yang paling solid, selalu bersama, selalu tertawa, dan saling melindungi. Namun setiap geng selalu memiliki rahasia tersendiri. Tapi, karena sebuah kejadian yang tak benar-benar mereka bicarakan, mulai ada jarak di antara mereka.
Dibalik geng mereka yang selalu terlihat ceria tersimpan rahasia yang sulit mereka ungkap.
Di sekolah, mereka masih sering terlihat bersama. Tertawa di lorong saat jam istirahat, duduk di kantin dengan makanan sederhana yang mereka bagi, atau berjalan pulang sambil saling mengejek hal kecil yang sebenarnya tidak penting. Dari luar, tidak ada yang terlihat berubah.
Tapi tidak semua hal bisa disembunyikan dengan tawa.
Ada kalanya mereka duduk dalam satu meja, namun tidak banyak percakapan yang benar-benar berarti. Suara mereka tetap ada, tapi terasa lebih pelan dari biasanya. Seperti masing-masing sibuk dengan pikirannya sendiri, meskipun sedang berada di tempat yang sama.
Kadang salah satu dari mereka tertawa lebih keras dari biasanya, seolah berusaha menutupi sesuatu. Kadang yang lain hanya tersenyum tipis tanpa benar-benar ikut merasa ringan. Hal-hal kecil itu sebenarnya tidak terlihat jelas bagi orang luar, tapi bagi mereka... semuanya terasa berbeda.
Mereka tetap bersama.
Hanya saja, tidak lagi seutuh dulu.
Dan di antara semua itu, ada hal yang belum pernah benar-benar mereka ucapkan-tentang apa yang sebenarnya membuat mereka perlahan berubah.
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike