Eclipse Choice

Eclipse Choice

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
College and University
Bad Boy
Dark Romance
WARNING⚠️: bahasa kasar, kekerasan, adegan dewasa, dll. Harap bijak dalam membaca! Semua berawal dari sebuah pertemuan yang tak diinginkan. Ajakan temannya membawa Morra dalam jurang penuh keobsesian gila dari dua lelaki yang bersaing untuk mendapatkan jiwa dan raganya. Perjanjian antara dua lelaki yang mereka sepakati untuk bersaing secara sehat dan tidak melewati batas, perlahan mereka langgar. Halal atau haram caranya, mereka lakukan hanya untuk mendapatkan satu gadis yang akan mereka genggam. Semakin menghilang Morra dari pandangan mereka, semakin gila pula cara mereka untuk mendapatkan keinginannya. Di tengah kegundahan hatinya, Morra hanya memiliki dua pilihan: bertahan bersama Joe atau Gio. Namun, keduanya juga sama gilanya. Cover by: pinterest Wattpad by: ailololoveu
All Rights Reserved
#545
possessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines