Love For Chilia

Love For Chilia

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 10 hours ago
Menceritakan tentang seorang gadis cantik bernama Chilia. Gadis yang hanya hidup sendirian di sebuah rumah megah selama belasan tahun. Gadis ini tidak tahu keberadaan ibu nya. Sedangkan Papa nya meninggalkan Chilia ke luar negeri saat ia berusia enam tahun sampai sekarang usianya enam belas tahun. Namun saat usia nya hendak tujuh belas, tiba-tiba saja papa nya datang kembali dan menyesali atas perbuatannya selama ini. Apakah Chilia akan menerimanya begitu saja? apa sebaliknya?
All Rights Reserved
#6
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Almost Married (END)
  • I Hate You But I Love You
  • ANGEL (Marcella Vania Atmajaya)
  • The Flying Kevin
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Villain Mother
  • Hi, Liebling!

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines