"Gue sengaja bikin lo susah, biar lo cuma punya satu pilihan buat minta tolong yaitu gue." Kala narik kerah kemeja Jere, ngeremes kain mahal itu sampai lecek. "Lo tuh sinting ya, Jer? Lo musuh gue! Gue benci tiap detik lo muncul di depan muka gue!" "Bagus," Jere malah makin ngerapetin badannya, tangannya sekarang berani melingkar di pinggang Kala, narik paksa cowok Teknik itu biar makin nempel. "Benci gue terus, Kal. Pikirin gue dalam kebencian lo selama 24 jam sampai lo gila. Karena sebentar lagi, gue bukan cuma mau ganggu hidup lo... tapi gue mau lo tunduk di bawah gue. Strictly mine." Kala mau mukul, tapi matanya ketemu sama mata Jere yang gelap dan penuh obsesi. Jantungnya berkhianat. Di detik itu, Kala sadar kalau dia nggak cuma benci Jere-dia kecanduan sama intensitas gila yang cuma bisa dikasih sama si brengsek dari Hukum ini.
More details