"Setiap utang punya bunga. Dan bunga dari sebuah trauma adalah dendam yang tak pernah lunas."
Bagi Alya, hidup adalah tentang angka yang harus seimbang. Sebagai penagih utang, ia lihai menutup buku kas orang lain, namun gagal menutup lubang hitam di jiwanya. Ia memilih hidup di balik dinding yang ia bangun dengan krayon hitam-sebuah batas suci agar tak ada lagi tangan-tangan kotor yang menyentuh lukanya.
Namun, ketenangan itu hanyalah fatamorgana. Ketika seorang pria bernama Arga Mahendra datang membawa harapan, masa lalu Alya justru kembali menagih nyawa.
Suryo, Dimas, dan Baskoro telah menyusun rencana besar di mana Alya hanyalah aset yang siap dikorbankan. Di tengah kepungan konspirasi, Alya mencari perlindungan pada satu-satunya tempat yang ia punya: Rahma, ibu kandungnya. Namun, ia harus menelan kenyataan pahit bahwa kasih ibu ternyata punya harga, dan Rahma lebih memilih membayar harga itu kepada laki-laki yang telah menghancurkan Alya.
Di dunia yang penuh pengkhianatan ini, apakah Alya sanggup meruntuhkan dinding hitamnya untuk melawan? Ataukah ia akan selamanya menjadi angka negatif dalam neraca hidupnya sendiri?
All Rights Reserved