A Sea For The Sun

A Sea For The Sun

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2026
Konon, Tahta Matahari Zafriyah dibangun di atas tanah yang mengharamkan cinta. Selama berabad-abad, Dinasti Maleekh memimpin Azhara dengan satu hukum tak tertulis: "Seorang calon Padishah tidak boleh menyerahkan hatinya pada seorang perempuan." Ishaan Raj Maleekh memahami kutukan itu sejak belia. Ia dibesarkan untuk menjadi penguasa yang dingin, mengikat kerajaan-kerajaan melalui pernikahan tanpa jiwa demi menjaga keseimbangan dunia. Namun semesta rupanya gemar bercanda. Di sebuah pulau kecil yang nyaris tak memiliki nama, takdir mempertemukannya dengan Yara, seorang gadis tanpa mahkota, tanpa pasukan, dan tanpa kuasa. Pertemuan yang semula sunyi itu perlahan berubah menjadi sumbu. Karena di panggung politik Azhara, ketika seorang pewaris tahta mulai memilih dengan hati, itu bukan lagi romansa. Melainkan awal dari sebuah bencana.
All Rights Reserved
#867
forbidenlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •   My Switched Daughter END
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Just let me live, Duke!
  • New life, New problems [END]
  • The Duke'S Red String
  • Sin of The Villainess
  • GALEN PRADIPTA
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • My Indigo side

Elia, gadis kecil berusia tujuh tahun, sudah dipaksa mengamen oleh ibunya sejak usia empat tahun. Hidupnya hanya dipenuhi bentakan, rasa lapar, dan malam-malam tanpa pelukan. Ia tak tahu rasanya disayang-dan perlahan, ia berhenti berharap. Sampai suatu malam, Elia tertidur dalam tangis dan terbangun di dunia novel yang pernah ia lihat di lapak buku bekas. Ia berada dalam tubuh seorang anak kecil berusia empat tahun-putri kandung dari keluarga kaya, yang ditukar oleh pembantunya sejak bayi. Akibatnya, si anak kandung justru tumbuh dalam perlakuan kejam, dikucilkan, dan dijadikan pelayan di rumah sendiri, karena keluarga aslinya tidak tahu kebenarannya. Kisah dalam novel itu berawal dari kematian sang ibu saat melahirkan, tanpa pernah tahu bahwa bayinya telah ditukar. Sementara anak kandung si pembantu, yang dibesarkan sebagai anak majikan, justru hidup penuh kasih sayang dan tumbuh menjadi anak sombong yang suka merendahkan anak pelayan-yang sebenarnya adalah darah daging keluarga itu sendiri. Di sinilah Elia berperan sebagai bayi yang tertukar-yang kini menjadi "pelayan kecil" di rumah orang tua kandungnya. Jalan takdir yang tertulis dalam novel tetap berjalan: sejak usia empat tahun, Elia (dalam tubuh baru) menerima perlakuan kasar dari perempuan yang mengaku sebagai ibunya. Baginya, asalkan bisa makan, itu sudah cukup. Ia menerima takdir barunya dengan pasrah. Kasih sayang? Ia tak berani menginginkannya lagi. Ia takut, kalau berharap... akhirnya hanya akan kecewa. Namun tanpa disadari, keluguannya, kepolosannya, tingkah lucunya, dan suara cadelnya-perlahan mulai mencuri perhatian ayah kandung dan ketiga abang yang tak pernah tahu... siapa dia sebenarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines