ROOM 404

ROOM 404

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Lila menemukan sebuah grup chat anonim di sekolahnya bernama ROOM 404. Di sana, semua orang memakai nama samaran. Dengan username "TehBotol", Lila mulai merasa nyaman berbicara dengan seseorang bernama "PandaTidur" - sosok lucu, hangat, dan selalu muncul setiap tengah malam. Awalnya hanya obrolan biasa. Tentang sekolah, hujan, dan langit malam. Tapi perlahan, Lila mulai jatuh cinta pada seseorang yang belum pernah dia lihat.
All Rights Reserved
#462
bittersweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love After Hate
  • Shaken by Her
  • Little Prince
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • Diary Transmigrasi Budak Koporat / BL - BXB Boyslove
  • Kondangan Mantan
  • Monokrom [ End ✓ ]
  • Flutterby (Segera Terbit)
  • Setelah Mama Menikah
  • MY EX-RIVAL

Axel membenci Levi lebih dari apa pun. Baginya, Levi adalah alasan kenapa adiknya meninggal. Sejak hari itu, hidup Axel berubah berantakan. Amarah, dendam, dan rasa kehilangan membuatnya terus hidup hanya untuk menyalahkan satu orang: Levi. Dan anehnya, Levi tidak pernah membela diri. Cowok itu tetap diam dengan wajah tenang yang justru semakin membuat Axel muak. Tidak peduli sekeras apa Axel mendorong, menghina, atau melukai dirinya dengan kata-kata tajam, Levi selalu memilih menahan semuanya sendiri. Sampai perlahan, Axel mulai sadar... Ada sesuatu yang disembunyikan Levi. Tatapan kosongnya. Tangan yang sering bergetar diam-diam. Luka-luka yang tidak pernah terlihat orang lain. Dan fakta bahwa Levi ternyata menyimpan trauma yang jauh lebih dalam daripada yang Axel bayangkan. Semakin dekat Axel pada kebenaran, semakin besar rasa takut yang muncul di dalam dirinya. Karena jika Levi bukan pembunuh adiknya... Berarti selama ini Axel telah membenci orang yang salah. Dan mungkin, tanpa sadar, juga menghancurkan seseorang yang sebenarnya sama hancurnya dengan dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines