Reluctant Bride

Reluctant Bride

  • WpView
    Reads 87,585
  • WpVote
    Votes 10,971
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 20 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Contract Relationship
Marriage and Divorce
Uang dapat membeli banyak hal. Kekuasaan dapat mengubah segalanya. Namun, bagi Janunggala Aksadaru Tjiepoetra, keduanya tetap tak cukup untuk mencegah kekalahan. Di saat yang sama, Galatea Bidhari Salawidja harus menyaksikan keluarganya perlahan tenggelam dalam pusaran politik yang tak pernah mereka kehendaki. Pada akhirnya, hanya ada satu jalan keluar: menikah. Bukan karena cinta apalagi saling menginginkan, melainkan sebuah kesepakatan untuk menyelamatkan dua keluarga besar. Di mata dunia, mereka adalah pasangan sempurna. Sementara bagi Janu dan Galatea, pernikahan itu hanyalah sebuah kontrak. Sampai perlahan, batas antara kewajiban dan perasaan mulai memudar. Dan ketika sesuatu yang tak pernah direncanakan tumbuh di antara mereka, keduanya dihadapkan pada satu pertanyaan. Bagaimana jika pernikahan yang dimulai tanpa cinta justru menjadi hal paling nyata yang pernah mereka miliki? ● Cover by Canva All images are from Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Lines We Write
  • The Apartment We (Won't) Share
  • Sweetest Venom
  • Unspoken Terms
  • SECOND CHOICE
  • Clause of Us
  • Forbidden Vanilla
  • RUJUK
  • Pragienka
  • The Eternal Masquerade [Usai]

[Mengandung muatan yang tidak cocok untuk dibaca anak di bawah umur. Baca part Moodboard dan Catatan terlebih dahulu!] Baskara Kamandaka Wibisono, calon presiden termuda sepanjang sejarah modern republik, terancam kehilangan suara. Perdebatan sengit dengan ketua tim kemenangannya hanya meninggalkannya dengan dua pilihan: menerima kehadiran Kiara, orang yang akan menjadi otak di balik pidato-pidatonya, atau kehilangan kariernya. Di sisi lain, Kiara harus mengambil satu keputusan besar: melanggar sumpahnya dengan menerima tawaran menjadi dalang di balik suara yang membuat Baskara terdengar lebih manusia, atau mempertahankan idealismenya dan kehilangan dunianya. Masalahnya, bagi Kiara Pramidita, keberadaan Baskara Kamandaka Wibisono di kancah politik nasional sendiri adalah sebuah kutukan. Pria itu adalah simbol dari betapa kotor dan menyedihkannya politik negerinya, sekaligus arsitek di balik hancur dunianya lima tahun yang lalu. Kehancuran yang membuatnya bersumpah tidak akan menginjakkan kaki di dunia politik lagi. Ketika keduanya harus bekerja sama, mampukah mereka saling percaya untuk memenangkan negara, tanpa melangkahi garis tipis yang memisahkan rasa? *** DISCLAIMER: Cerita ini hanya fiktif belaka. Kesamaan nama, tempat, kejadian, atau karakter hanya sebuah kebetulan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines