Kadang, luka paling dalam bukan berasal dari kata-kata kasar tetapi dari sikap diam seseorang yang seharusnya membela namun justru membiarkan Namaku Alice, dulu aku pikir, mencintai seseorang berarti bertahan, meski kadang kita yang terus dipatahkan. Aku bukan tipe gadis yang mudah jatuh hati. Tapi saat aku memilih Theo, aku percaya dia akan jadi tempat pulang paling aman Tapi ternyata yang paling kita jaga, bisa jadi yang paling dulu meninggalkan. Sejak kejadian dimana dia lebih memilih sahabat nya daripada aku yang merupakan pacarnya Sejak hari itu, rasanya seperti aku kehilangan arah. Tapi hidup tidak akan pernah menunggu yang rapuh untuk sembuh. Entah harus memaafkan atau melupakan, satu hal yang pasti aku tidak akan lagi menjadi tokoh utama dalam kisah orang lain. Aku akan menulis ceritaku sendiri Dan kalau seseorang bertanya "Apa kamu masih mencintainya?" Maka aku akan menjawab "Aku bahkan sedang belajar mencintai diriku...yang pernah bodoh karena dia."
More details