We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Candu itu Aru

Candu itu Aru

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
[ Jangan lupa follow dulu sebelum membaca! ] ----- Semua orang tahu kalau Rajas sudah tidak waras, terutama jika itu menyangkut Aru. Cowok itu bisa mendadak jadi pengawal pribadi, tukang ojek dadakan, bahkan kritikus makanan amatir dalam satu hari, asal Aru yang meminta. Teman-temannya bilang Rajas kena pelet, tapi Rajas tahu ini jauh lebih parah dari itu. Bagi Rajas, Aru bukanlah sekadar perempuan yang dia sukai. Aru adalah dopamin, kafein, dan segala hal yang membuatnya terjaga sepanjang malam. Rajas tahu menjadi budak cinta itu melelahkan, tapi kalau candunya adalah Aru, Rajas rela tidak pernah sembuh seumur hidupnya. "Kata orang, candu itu merusak pikiran. Tapi sejak ada Aru, kehilangan akal sehat justru jadi hal paling membahagiakan di hidup gue." -Rajas Mavendra ----- 🌷 Jangan lupa vote dan komen ya! 🚫 Plagiat dilarang mendekat!!
All Rights Reserved
#559
comedyromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines