"Ya Allah jangan gantungkan hatiku pada apapun, kecuali pada apa yang Engkau cintai untukku."
Nayna Azkadina Mikhayla, gadis pengagum fiksi, memiliki keseharian menjadi pengajar di salah satu TKQ daerah tempat tinggalnya. Lahir di tengah-tengah keluarga yang bisa dikatakan cemara membuat ia tumbuh menjadi gadis yang humoris dan humble kepada siapa saja asalkan bukan pada lawan jenis. Namun dibalik keceriaan yang setiap hari diperlihatkan, mati-matian ia menghapus satu nama yang bersemayam di pikiran dan hatinya. Hanya Allah tempat ia mengadukan keluh kesahnya, hanya Allah yang mengetahui kegundahan hatinya.
🥀🥀🥀
Ustadz, itulah kira-kira panggilan yang tersemat pada pemuda tampan. Dengan sejuta lukanya ia memilih pesantren sebagai tempat pelarian dari badainya. Luka yang setiap hari coba ia sembuhkan. Mungkin luka itu sudah sembuh, namun luka tetap luka bukan? sekering apapun luka itu, se-sembuh apapun pasti masih ada bekasnya. Dia pasrah pada keputusan kedua orang tuanya untuk menjodohkannya dengan seorang gadis yang bernama Nayna Azkadina Mikhayla, tanpa tahu apa yang sebenarnya gadis itu alami. Entahlah, ia hanya ingin menjaga amanah.
"Jika kamu memang bagian dari lauhul mahfudz saya, izinkan saya untuk berusaha dan belajar. Berusaha menjadi imam terbaikmu dan belajar mencintai kamu."
Perjodohan ini bukan hanya tentang cinta. Tapi tentang amanah, keikhlasan, takdir, dan hati ya Allah susun pelan-pelan.
Dan mampukah dua hati yang berbeda menyatu karena ridha-Nya?
_______________
Start: kamis, 16-07-2026
Finish:
#masyaallahmasadepanquu
#cuamirara
#awasmlelehhh,)
#diabetessbarengyuuuk!
All Rights Reserved