Malam itu, dinginnya pantai selatan Inggris tak sebanding dengan sesak di dada [Nama]. Tuntutan sebagai wanita bangsawan-pernikahan politik, etiket kaku, dan hilangnya kebebasan-membuatnya putus asa. Di atas tebing Cornwall, air matanya luruh, meratapi takdir yang terasa seperti penjara. Tiba-tiba, dia mendengar nyanyian misterius di tengah laut. Tanpa sadar, kakinya melangkah dan terjun ke dalam pelukan sang makhluk legenda. © Black Butler milik Yana Toboso, aku hanya meminjam karakternya tanpa mengambil keuntungan berupa materil dari fanfiksi ini.
More details