Mari Bertemu Kembali

Mari Bertemu Kembali

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2026
Di bawah langit malam Kota Amerta yang penuh bintang, sebuah janji kelingking pernah terucap. Bagi Elara, Arka adalah kilau terindah yang pernah mampir di hidupnya yang sunyi. Namun, takdir kelas 3 SMA memaksa mereka melepaskan kaitan jemari. Arka pergi membawa separuh hati Elara, meninggalkan sebuah janji untuk kembali. Bertahun-tahun berlalu. Elara tumbuh menjadi wanita mandiri, mengubur rindu di sela-sela kesibukan dunianya. Di saat ada sosok lain yang mencoba mengisi kekosongan hatinya, masa lalu yang dia tunggu tiba-tiba kembali berdiri di hadapannya. Arka telah kembali. Bukan lagi sebagai cowok berjaket biru dongker yang ramah, melainkan sebagai pria asing yang menyimpan banyak rahasia. Ketika waktu dan jarak telah mengubah banyak hal, akankah langit malam yang sama bisa menyatukan kembali janji mereka yang sempat tertunda? Atau kah kata "bertemu kembali" justru menjadi awal dari perpisahan yang sesungguhnya? "Di bawah saksi bintang-bintang ini... kita harus melihat langit malam bersama lagi Min.17 mei 2026 ..20.45 start
All Rights Reserved
#328
youth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Villain's Mother
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Chasing Sanara
  • The Last Yes!
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • De Andere Weg (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Almost Married (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines