THE ARCHITECTURE OF US [keonhyeon]
"Aturan itu dibuat untuk dipatuhi, Kenzie Elvano."
"Aturan itu dibuat karena dunia kurang hiburan, Satya Arkananta."
Bagi seluruh murid SMA Wijaya, Kenzie dan Satya adalah dua kutub magnet yang tidak akan pernah bisa disatukan. Kenzie Elvano Dirgantara-sang kapten basket berandalan, bermulut manis, dan hobi melanggar aturan. Sedangkan Satya Arkananta Sadewa-sang Ketua OSIS perfeksionis, bermulut tajam, dan hidupnya berjalan lurus sekaku kalkulator toko kelontong.
Pertemuan mereka di barisan meja nomor tiga kelas 12-IPA 1 selalu dipenuhi kabut caci maki. Mulai dari insiden kunci motor yang disita, aksi sabotase buku absensi, hingga tragedi memalukan menggunakan sandal jepit hijau neon di tengah beceknya pasar daging tradisional.
Namun, ketika proyek Bakti Sosial sekolah memaksa kedua ego terbesar ini terkurung dalam satu tim yang sama, dinding permusuhan mereka perlahan mulai retak. Di antara aroma parfum wood-mint yang tertinggal di jaket denim, debaran bisikan canggung di depan kelas, dan segelas es mambo di gang belakang, ada sebuah rasa asing yang tumbuh subur namun mati-matian mereka sangkal.
Mereka bilang, mereka saling membenci. Tapi, kenapa ulu hati mereka terasa sesak dan kaku setiap kali salah satu dari mereka mencoba mendekati Arumi, si siswi pindahan baru?
Ini adalah arsitektur kisah tentang dua hati yang menolak runtuh oleh gengsi, terjebak dalam labirin penyangkalan yang manis, dan perang urat leher ala Tom & Jerry yang tak kunjung usai.
"Gue emang gak pernah peduli buat jadi nomor satu di sekolah ini, Satya. Tapi lihat aja... gue bakal jadi orang pertama yang bikin lo jatuh dari posisi atas lo itu."