My Killer Math Teacher [WOOMEN]

My Killer Math Teacher [WOOMEN]

  • WpView
    Reads 33,216
  • WpVote
    Votes 3,663
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Lesbian
PURE GXG | 18+ Semua orang di sekolah langsung jatuh cinta pada guru matematika baru itu. Jiwoo. Cantik, dingin, galak, dan punya tatapan yang bisa bikin satu kelas langsung diam dalam hitungan detik. Baru seminggu mengajar, namanya udah jadi topik utama satu sekolah. Murid cowok terobsesi. Murid cewek kagum. Bahkan beberapa guru ikut heboh sendiri. Tapi di tengah semua kekacauan itu, ada satu murid yang sama sekali gak peduli. Carmen. Anak kelas 2 IPS yang hobinya tidur di kelas, bolos ke kantin, dan selalu hidup dalam mode low-battery. Saat semua orang sibuk panik karena Bu Jiwoo masuk kelas, Carmen malah milih lanjut tidur di bangku belakang. Dan entah kenapa... itu justru bikin Jiwoo kesal setengah mati. Awalnya Jiwoo cuma menganggap Carmen sebagai murid bermasalah yang harus dibereskan. Tapi semakin sering Carmen kabur dari pelajaran, semakin sering juga Jiwoo turun tangan sendiri buat nyari, nangkep, dan menyeret murid itu kembali ke kelas. Masalahnya, Carmen bukan tipe murid yang gampang takut. Tatapan dingin Jiwoo? Gak mempan. Ancaman remedial? Carmen malah nguap. Sikap cuek Carmen perlahan bikin Jiwoo kehilangan kontrol yang selama ini selalu ia jaga rapat-rapat. Di sisi lain, kehidupan Jiwoo juga gak pernah tenang karena Sion-guru olahraga yang terlalu santai dan terlalu terang-terangan mendekatinya di mana pun dan kapan pun. Sampai suatu hari, Carmen tanpa sengaja menyelamatkan Jiwoo dari situasi memalukan itu. Dan sejak saat itu, hubungan mereka mulai berubah. Mulai dari sesi remedial sepulang sekolah. Ruang kelas kosong. Tatapan yang terlalu lama. Percakapan kecil yang berubah jadi kebiasaan. Sampai Jiwoo sadar satu hal yang paling berbahaya: Murid paling malas di sekolah itu... ternyata satu-satunya orang yang bisa membuat dirinya goyah. Padahal selama ini Jiwoo selalu memegang kendali. Tapi bersama Carmen? Entah kenapa, semuanya jadi terbalik. NYOMAN AYU CARMENITA [TOP] CHOI JIWOO [BOT]
All Rights Reserved
#216
woomen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATMA FATAMORGANA
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Stealing My Husband
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • GAREL ; POSESIF BROTHER

"Jadilah seperti lumut: ada, tapi tidak terlihat, dan kalau bisa jangan diinjak." Itulah moto hidup Sevanja Nandhira. Sebagai mahasiswi Seni Rupa di Universitas Brahmana yang isinya anak-anak sultan, Sevan lebih memilih menjadi "Cewek Suram" yang hobi begadang demi deadline gambar daripada harus bersosialisasi. Strateginya sederhana yaitu hindari keramaian, gunakan jalur tikus, dan tetap berada di luar Radius Seratus Meter dari orang-orang populer. Terutama dari Adiaksa Ranjaya Jasvanta. Aksa adalah segalanya yang Sevan hindari karena tinggi 185, bintang Ice Hockey, salah satu mahasiswa terkenal orang terkaya di kampus yang dijuluki Vanguard, dan memiliki aura "lampu sorot" yang menyilaukan. Bagi Sevan, Aksa adalah intimidasi visual dan gangguan dalam hidupnya. Lari cepat setiap kali melihat ujung jaket hoki Aksa adalah olahraga wajib. Namun, Sevan tidak tahu satu rahasia besar. Aksa bukan sekadar cowok populer yang iseng. Aksa adalah kolektor rahasia dari karya-karya digital anonim milik Sevan yang sangat emosional. Baginya, Sevan bukan sekadar "gadis berantakan" yang hobi kabur. Sevan adalah pelukis hantu yang selama ini ia kagumi karyanya. Kini, sang Forward tim hoki itu telah mengunci targetnya. Bukan di lapangan es, melainkan di lorong-lorong sempit fakultas seni. Dimulai dari satu krat susu coklat hingga aksi kejar-kejaran absurd yang bikin heboh satu kampus, Aksa bertekad menembus zona nyaman Sevan yang sekecil kotak pensil itu. Sanggupkah Sevan mempertahankan jaraknya, atau justru ia akan terjebak dalam pesona "Beruang" yang ternyata tidak se-polos kelihatannya? ~~~ DILARANG PLAGIAT (⁠ノ⁠`⁠Д⁠'⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻ pernah di unpublish karena di revisi. #01 teenfiction [ 20 Maret 2026] #01 absrud [ 20 Maret 2026] #01 gambar [ 20 Maret 2026] #01 fiksi [31 Maret 2026] #02 komedi [ 20 Maret 2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines