Takdir Yang Kupilih

Takdir Yang Kupilih

  • WpView
    Reads 11,208
  • WpVote
    Votes 1,268
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 11, 2026
Ku pikir menikah dengan Naruto kun akan membawa kebahagian. namun nyatanya takdir membawaku pada kesepian yang panjang . naruto kun sibuk dengan pekerjaannya sebagai hokage. aku? hanya seorang ibu rumah tangga yang menunggu anak dan suami pulang jika waktu bisa diputar kembali. aku tidak ingin menikah dengan naruto kun. aku lelah. lelah berada dalam ruang sepi . lelah menunggu nya. sangat lelah. Hingga rasanya ingin menyerah.
All Rights Reserved
#26
hinata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My mom isn't mine [End]
  • Echoes Behind the Mask (END)
  • TENDERNESS [Canon]
  • Cherry Blossom for Kakashi 🌸
  • Waiting for You at Spring's End (NaruHina)
  • under the tree
  • UNSAID (NARUHINA)
  • My Ex Crush is My Fiancé
  • About Naruhina
  • [13] RETAK.

Tentang Sakura, ibu tiri yang menyiksa anak haram suaminya dengan perempuan lain. "Kau dipukul ibumu lagi?" Sasuke yang baru pulang kerja disambut oleh Ken yang makan sendirian dengan roti sisa tadi pagi dan segelas air. Ken tidak menjawab, hanya berhenti makan dan menunduk. Tangan Sasuke terulur, menarik dagu anak 10 tahun itu dan melihat sisi wajah anaknya yang membengkak. "Dia hanya anak kecil. Tidak bisakah kau sedikit menyayanginya?" Dia melempar jas kerjanya asal begitu masuk ke kamar mereka. Matanya menyorot dingin Sakura yang asik memakai produk perawatan wajah di meja rias. "Itu bukan tugasku. Kau harusnya tidak menolak menikahi ibu kandung anakmu itu jika ingin dia hidup bahagia. Salahmu sendiri menahanku sampai sekarang. Surat cerai dari 10 tahHarumiun lalu masih ku simpan kalau kau berubah pikiran", ujar Sakura santai sambil menepuk pelan wajahnya usai menyelesaikan ritual perawatan wajahnya. "Jangan egois, Sakura. Kita sudah sepakat hidup bersama bahkan memiliki 3 anak sekarang. Kau tahu itu hanya kecelakaan". Sasuke melempar kemejanya ke lantai masih menatap Sakura dingin. "Jangan buang bajumu sembarangan Sasuke, aku tidak suka". "Aku ambil nanti. Sekarang kita harus bicara, soal anak pertama kita, Ken". Mata Sakura memicing mendengar ucapan suaminya. "Anak pertamaku Ryu, lalu adiknya Harumi ." *Cover from Template Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines