Sanguinem Luna

Sanguinem Luna

  • WpView
    Reads 1,239
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 15, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Setelah menolak perjodohan orangtuanya, Luna kembali berpetualang. Kali ini tujuannya di Interlaken, sebuah kota kecil yang indah dengan pemandangan puncak Alpen. Dan semuanya bermula di Monte Rosa. Bulan purnama terlihat besar di atas kepalanya. Lolongan kawanan serigala bertautan. Pintu legenda dibukakan oleh para leluhur. Melingkarinya di bawah sinar bulan seadanya sambil berkata, "Darah anak manusia ini telah tertunjuk kekal. Sebagai mana keabadian memilihnya, ia Alpha kita." Saat itu takdir Luna telah ditentukan. Di tengah-tengah semua itu, ia juga dipaksa untuk mempersiapkan pasukan werewolf-nya, sebelum bulan purnama terakhir menumpahkan darah. Dan seolah-olah itu belum cukup berat, ada satu lagi keputusan yang harus diambilnya: manusia, ataukah werewolf. Copyright © 2015 by deanandap
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mencari Sinar Rembulan
  • Between Crown and Forest
  • Secret Mate ✔
  • Si Kembar di dalam buku
  • ❄Crystal Rose❄
  • Switch Over
  • My_mate_is_five_blood (Completed)✓
  • Di Balik Dinding Kaca: Takdir Alpha
  • The Black Moon

Ketika rembulan mulai meredup dan dunia terancam kehilangan malamnya, seorang pemuda bernama Valen menemukan dirinya berada di tengah takdir yang tak pernah ia bayangkan. Tinggal di sebuah desa kecil yang tersembunyi di tepi hutan, Valen selalu merasa rembulan memiliki rahasia yang hanya ia pahami. Namun, semua berubah saat seorang penjaga rembulan bernama Lunaris muncul di hadapannya, membawa pesan bahwa cahaya bulan perlahan menghilang karena pecahan intinya tersebar ke ujung dunia. Dipenuhi rasa takut dan harapan, Valen memulai perjalanan yang menguji keberanian dan hatinya. Ia harus menempuh dunia yang belum pernah ia kenal hutan berbisik yang dipenuhi makhluk misterius, gunung es yang tak pernah mencair, hingga lautan tanpa ujung yang dijaga oleh naga purba. Dalam setiap langkah, ia dihadapkan pada teka-teki kuno, musuh yang penuh tipu daya, dan sekutu yang tidak terduga. Namun, perjalanan ini lebih dari sekadar menyelamatkan rembulan. Valen mulai menyadari bahwa dirinya memiliki koneksi dengan bulan yang jauh lebih dalam daripada yang ia bayangkan. Rahasia tentang asal-usulnya perlahan terungkap, membawa Valen ke sebuah kebenaran yang mengguncang dunia dan hatinya. Dalam perjuangannya, Valen belajar bahwa cahaya tidak hanya berasal dari rembulan di langit, tetapi juga dari dalam dirinya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines