Bos, Kawin Yuk!

Bos, Kawin Yuk!

  • WpView
    Reads 1,673
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jul 7, 2026
Syifa Maureen pasti sudah gila saat ia berpikir untuk minta dikawini oleh Dimitri Ivano Hardian, Bosnya di kantor. Ini semua karena perkataan dukun yang ia datangi. Katanya, umur Syifa tinggal dua minggu lagi. Kalau mau tetap hidup, dia harus kawin! Sama pria kaya yang tinggi badannya lebih dari 185 cm pula. Jelas Syifa kebingungan campur takut. Dia akhirnya malah menjadikan kenelangsaan Bos besarnya di kantor yang masih melajang di umurnya yang sudah matang, sebagai cara untuk terhindar dari ancaman kematian. Bagi Dimitri yang sama sekali tidak percaya hal-hal berbau mistis, jelas ia melihat Syifa sebagai perempuan gila. Marah bukan main dia, dibuat kelimpungan oleh perempuan yang bahkan hampir tidak pernah ia lihat, meski perempuan itu merupakan karyawannya di kantor. Lalu setelah ini? Apakah Syifa bisa meyakinkan Dimitri untuk menikahinya dan terhindar dari kutukan kematian?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Melepasmu, Bahagia Bersamanya
  • (Un)Wanted Bride
  • Mengenang Rasa
  • Bidadari Tak Bersayap (TAMAT)
  • Cinta Lama Belum Kelar
  • Pelukan ditengah Luka
  • The Beauty Regent
  • SEKAR ING TAKHTA
  • Loved By You, I Become Enough.
  • Janji Yang Tertunda (TAMAT)

Pernikahan Bunga dan Kapten Gema Irawan selalu terlihat sempurna. Dua tahun bersama tanpa anak pun tidak pernah menggoyahkan ketenangan Bunga akan cinta suaminya. Sampai seorang perempuan bernama Kayla Maharani datang ke café Bunga dan mengatakan: "Kami sudah kembali bersama selama tiga bulan ini." Lebih menyakitkan lagi ketika Bunga mengetahui, vitamin yang dia minum setiap pagi, yang diberikan Gema dengan penuh perhatian, bukan vitamin C seperti yang suaminya katakan melainkan pil kontrasepsi. Ketika cinta berubah menjadi kebohongan, Bunga dihadapkan pada pilihan yang paling sunyi: bertahan dalam pernikahan tanpa kejujuran... atau melepaskan seseorang yang ternyata tak pernah benar-benar menggenggamnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines